Pelukan Bersejarah Bagian 2

Diposting oleh Asrofi on Senin, 06 April 2015

Pelukan Bersejarah
Oleh  :  Asrofi

Dalam kata sambutannya pak Yofi singkat padat terungkap kata kunci cukup jadi perhatian, yakni ternyata dikantor ini ada orang yang sudah saya kenal dan hampir puluhan  tahun tak pernah jumpa dan tak pernah komunikasi yaitu pak Taurik. Ketika usai acara sambil menikmati hidangan buah-buahan dan makanan kecil pak yofi asyik berbincang dengan pak Taurik.
Yofi; Gemana ceritanya ko bisa ada disini?
Taurik; ceritanya panjang.. saya merasa tidak nyaman , maka saya cari tempat lain dan disinilah saya diterima.
Y. oh begitu....
T. saya juga belum... lama disini baru sekitar 10 bulan…
Y. sambil menikmati jus jambu.. pak yofi nanya gemana keadaan keluarga?
T. Terasa gugup... oh Alhamdulillah sehat Wal Afiat
Y. Syukurlah.... ya sudah smg selalu sukses... saya pamit ya...
Matahari sudah nampak kekuning-kuningan nan jauh diujung barat  menandakan kan datangnya pergantian suasana petang menjelang malam, dengan hati penuh kegundahan senada dengan  perjalanan  di langit sedikit awan yang menggumpal,pak Taurik mendekati Inova hitam miliknya,di kesunyian rintik-rintik hujan mengiringi ke pulangannya menuju arah selatan jakarta tempat dia berteduh kawasan jaga karsa.
Malam menjelang mata terpejam di ranjang nan indah beduaan dengan mantan pacar yang saling bercumbu rayu insan- insan ciptaan Tuhan berkisah ceritera peristiwa tadi siang.
Taaurik : mau ga bu....... dengerin ceritaku tadi siang....?
Istri : ya maaulah.... ada apa yah....?
T : Tau ga Bu....
Belum selesai Pak Tarik Bertanya...... sang istri langsung menjawab ya tidaak taulaah....
T. sambil mencubit pipi sang istri yang lembut nan halus...  dengan dua tangannya.. pak Taurik menjawab.... dengerin duluu baru jawab....
I. hahaha aduh.... aduh... ya ya ya...
T : Kepala kantor yang baru.... ternyata bunda kenal.....
I: sapa sih.... sergah sang istri....
T :  Sabar dong bu….hehe... ko jadi bunda yang ngebet.....pengin tau.....
     Pengin tau... apa pengin tau bangeet....? sambil senyam senyum....
I  : Ayo dong... cepetan kasih tau.... sapa namanya suamiku yang baik...
T  : ngrayu ni ye.... sambil mengaduh karena di cubit sang istri... aduh-aduh ya.. ya.. saya jaawab.... namanya.... namaya.... pa Yofi...
I  : yofi....? yofi... yang mana...? ko kenal Bunda....? kayaknya saya ga kenal.. tuh... kirain siapa.... udah ah.. bunda ga kenal Yaah.... dah tidur aja...
T : Bener... nii... ga kenal..? coba ingat-ingat.. pernah punya temen namaya Yofi ga....?  Ayah yang kenalnya hanya beberapa kali bertemu aja... masih ingat.... masa bunda yang pernah berteman  lama masa ga inget...? coba inget-inget....
I : Dah Tidur...tidur.. ngantuk..... sambung besok lagi....  dah jaam berapa tuh..... dan ambil bantal guling langsung di peluknya dibawa tidur…

Bersambung
More aboutPelukan Bersejarah Bagian 2

Pelukan Bersejarah

Diposting oleh Asrofi

Luasnya langit membiru nan indah dipandang mata, cerahnya cuaca menambah tajamnya sorot mentari pagi  sungguh sangat menghangatkan badan , menyegarkan tubuh ,sesegar hati yg dirasakan dan dinikmati oleh pa yofi, saat-saat  indah nan lama ditunggu telah didepan mata. Tepatnya selasa 6 januari 2014 merupakan hari bersejarah nan menegangkan, tinta kehidupan yang telah Alloh Swt goreskan pada dua insan puluhan tahun tak jumpa dengan ijin Nya detik itu saling bertatap muka saling membelalakan mata, terlihat keanehan seolah melekat pada bahasa tubuhnya,dalam benak pikiran pak Yofi benarkah ini terjadi..? atau saya sedang mimpi...? setelah beristighfar Asytaghfirullahal a'dziim... kemudian pa yofi langsung menyodorkan tangannya dan berjabat tangan serta berpelukan  dengan penuh tanda tanya   yang takdiduga tak disangka. Sejenak peristiwa itu terlewatkan, pak Dwi , pak Leo, pak Alex,ibu Eva dan lainnya segera mempersilahkan  pak Yofi , monggo pa... demikian bu Eva logat jawanya melekat, karena memang asli jawa,sambil memegang mic begitu juga keluaar suara dari bu Ayu sebagai pembawa acara dalam acara ini, dengan lantangnya silahkan bapak-bapak.. ibu-ibu rombongan dari pak yofi .. monggo.. persilahkan duduk menempati posisi yang telah kami sediakan...  maka pak Danang dan kawan-kawan   memasuki ruangan yang telah disediakan. Hari itu merpakan waktu perkenalan dan serah terima jabatan dari pak Dwi ke Pak Yofi.  

More aboutPelukan Bersejarah

Cerpen

Diposting oleh Asrofi on Rabu, 01 April 2015

Judul   " Pelukan Bersejarah "
More aboutCerpen

Cerpen Dengan Judul " Pelukan Bersejarah "

Diposting oleh Asrofi


More aboutCerpen Dengan Judul " Pelukan Bersejarah "

CERPEN

Diposting oleh Asrofi

JUDUL " PELUKAN BERSEJARAH "

More aboutCERPEN

CERPEN JUDUL " PELUKAN BERSEJARAH "

Diposting oleh Asrofi


More aboutCERPEN JUDUL " PELUKAN BERSEJARAH "

Diposting oleh Asrofi


More about
 

Popular Posts

Pengikut